“Apa yang Anda lakukan di sini, Tu-an?” Bell memandang tajam pada vampir di hadapannya. Cloud menoleh pada Bell. “Ada yang ingin kukatakan padamu untuk memperjelas pembicaraan kita yang belum tuntas karena ada manusia yang mengamuk seperti seekor gorila gila kemarin,” ujar Cloud menyindir Bell. Bell merengut. Dia disamakan dengan gorila gila. Sepintas dia berniat untuk melayangkan tinjunya lagi. “Sebelum kau bicara, aku ingin mengatakan sesuatu padamu dulu,” ujar Bell kembali bicara tidak formal. Sebenarnya dia malas dan merasa lidahnya gatal jika harus bicara formal pada Cloud. “Aku dan NS-mu yang dulu adalah dua orang dan dua manusia yang berbeda. Aku tidak tahu apa yang terjadi diantara kalian, tapi aku di sini berusaha menjalankan tugasku dengan baik meskipun sulit. Tidak bisakah k

