P 200 J Bab 44

1307 Kata

"Zanna?!" Panggilnya padaku. Part 44 ••• "Mas Yudha." Kami sama - sama terkejut. Pantas saja aku merasa mengenal suara itu. "Kamu, kok di sini?" Mas Yudha menatapku bingung. "Mas juga?" Aku juga merasakan kebingungan yang sama. "Rumahku dekat sini, emm … tunggu … tunggu." Mas Yudha nampak kebingungan sendiri. Aku paham apa yang membuatnya binggung. "Ceritanya panjang, Mas," ucapku kemudian. "Kenal?" tanya Mbak Ratna yang juga terlihat bingung sedari tadi. Aku kemudian mengangguk. "Adiknya calonku, Mbak." Mas Yudha juga ikut menjawab. "Ow …." Bibir Mbak Ratna membulat, sambil mengangguk. "Em, gini aja. Kita bicara di rumah mas aja, deket kok, belakang situ." Telunjuk Mas Yudha menunjuk ke suatu arah. Aku mengangguk mengiyakan usulannya. "Mbak, nanti minta tolong bilangin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN