XX

2409 Kata

“Duduklah di sampingku, akan aku ceritakan segalanya. Kecuali perpisahan.” -             Keesokan paginya, baik persusahaan HaiTecho tbk. Dan perusahaan pertelevisian tempat Senja bekerja, benar benar melakukan konferensi pers tentang update kepemilikan saham. Devano benar benar di soroti habis habisan oleh para wartawan. Di kerubungi seperti lalat.             Dengan ini, berarti Devano sedang menunjukan taringnya di dunia bisnis. Dua sektor yang paling potensial dan paling menguntungkan telah Devano kantongi. Dia bisa di bilang milyuner muda.             Tapi Senja tak tertarik, ia memilih menunggu jeda iklan untuk segera melakukan pekerjaanya. Melakukan reportase. Membacakan berita sesuai jadwal yang biasa.             “Bram?” Senja menatap Bram yang mondar mandir.             “Gu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN