45

868 Kata

One Night (Stand) Shilla memeluk Arka. Meski laki - laki itu tak meminta sebuah pelukan dari Shilla, tapi ia mengerti kalau Arka berada di titik terendahnya sebagai seorang manusia yang memiliki batasan dalam hal kesabaran. Dan benar saja, begitu pelukan Shilla semakin erat, tangisan Arka pecah seketika. Arka bukan lagi laki - laki kuat, ia layaknya anak laki - laki yang sedang tersakiti. Seperti Arsen yang menangis dan mencari tameng untuk perlindungannya. "Kenapa Shilla? " Isak Arka, "Kenapa Mama engga bisa nemira kamu? " Isak Arka. Shilla tak bisa menjawab, ia sendiri tak tau jawaban mengapa mertuanya sangat menentang rumah tangganya dengan Arka, baik dulu maupun sekarang. "Kenapa mama setega itu Shill? " Isak Arka lagi, Shilla merasakan Arka melepaskan pelukannya. Perlahan,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN