Alessia menatap Keenan yang tertidur di sampingnya. Ia bangun perlahan dan mencium kening putranya lama. Ia harap putranya bisa mengerti keputusannya ini. Pelan-pelan Alessia bangun dan berjalan keluar kamar. Kopernya yang ia letakan di kamar Gina ia ambil. “Serius, nggak bangunin Keenan dulu?” tanya Gina. Alessia menggeleng. Bisa repot ia nanti jika Keenan menangis dan memintanya untuk tidak pergi. “Serius deh, gue nggak tau nanti bakalan kayak gimana. Mana kak Daniel nggak kesini lagi.” “Sorry banget. Gue minta tolong sama lo Gin.” “Iya.” Tak lama Daniel datang. Daniel akan mengantarkan Alessia ke bandara dimana Mahesa sudah menunggu disana. Alessia meminta tolong ke Daniel untuk menjaga putra mereka. Daniel tak membalas ucapan itu dan meminta agar Alessia tidak pergi. Ia tak teg

