Keenan menangis didalam kamar mandi dengan seragam yang masih menempel. Alma baru saja memukulnya menggunakan gagang sapu. Tiba-tiba saja ia merasa sangat kesal dan muak hingga tidak tahan untuk menyiksa Keenan yang ada didepan matanya. Alma mendorong Keenan hingga shower membasahi badannya. Keenan memohon ampun agar ibunya menghentikan semua ini. Alma tak mau berhenti. Hal ini dikarenakan Keenan adalah sumber penderitaannya. Dan sekarang melihat Keenan dipenuhi penderitaan ia sangat bahagia. Alma menarik Keenan kasar dan menyuruhnya ganti baju karena papanya sebentar lagi akan pulang. Sesampainya Daniel pulang, Keenan langsung memeluknya. “Sayang, Keenan buat masalah lagi. Aku harap kamu nggak marah kali ini.” “Kenapa emang?” “Miniatur bangunan kamu di kamar nggak sengaja dirusakin

