BAB 24

1171 Kata

Keenan sudah tidak sabar menunggu, pertemuannya dengan Alessia maminya. Meski badannya masih demam, tapi Keenan tak memperlihatkan hal tersebut. Ia terlihat sangat antusias hingga Gina harus berteriak agar Keenan mau mendengarnya. Keenan duduk tenang. Setelah 3 menit, ia langsung berlari mengelilingi rumahnya. Hari ini Keenan izin tidak ke sekolah lagi. Ia senang karena tidak harus bersekolah. Keenan bertanya setiap 5 menit kepada Gina kapan maminya akan sampai ke rumah neneknya. “Nanti siang kayaknya. Sabar aja dulu.” “Lama... Tante ayo dijemput aja.” “Nggak bisa sayang,” Keenan diam. Ia akhirnya tertidur di sofa ruang tamu. Gina yang melihatnya langsung memindahkan Keenan di kamarnya. Badan Keenan masih panas. Sementara itu, Alessia dan teman-temannya sudah naik ke pesawat. Setelah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN