BAB 48

1108 Kata

Setelah 2 hari tidak sadarkan diri, Keenan akhirnya sadar. Daniel dapat bernafas lega. Sayangnya, Keenan terbangun dengan keadaan yang tidak lagi sama. Putranya itu mengalami trauma yang sangat besar hingga membuatnya harus pergi ke psikolog. Keenan tidak bisa menyentuh makanan atau minumannya karena takut jika ada racun didalamnya. Daniel mengantisipasinya dengan mencoba setiap makanan yang akan dimakan Keenan. “Hp kamu hilang, jadi papa beliin yang baru. Papa juga udah isi nomor punyanya tante Gina, Tante Lian, Gavin, sama yang lain.” kata Daniel ketika mereka akan pulang. Keenan menerima handphone tersebut. “Pa,” “Iya?” “Menurut papa, mami lupa sama Keenan nggak ya?” “Kok nanyanya gitu?” “Soalnya, mami nggak pernah nyariin Keenan lagi. Mami juga kan nikah sama om Mahesa. Bisa aj

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN