25

1704 Kata

Jangan bercanda tentng perasaan. Alan mengusap wajahnya dengan gusar, mengingat kejadian saat Reuni tadi malam. Melody, gadis yang selalu memenuhi fikirannya sejak lama datang kembali, dan pada saat dia sudah mengucapkan apa yang dia rasakan gadis itu menatapnya tak percaya dan langsung meninggalkannya begitu saja. Begitu dalamnya kah dia menyakiti gadis itu hingga membuatnya langsung pergi begitu saja tanpa mengucapkan apa-apa atau gadis itu sudah tidak mencintainya lagi. Memikirkan dua kemungkinan itu, membuat kepalanya tiba-tiba terasa sakit. "Abang, keluar sebentar. Papa sama Mama mau ngomong" suara Mamanya terdengagr dari luar kamar yang langsung membuyarkan pemikirannya itu. Tanpa menjawab, Alan bangkit dari ranjangnya dan berjalan menuju tempat orang tuanya berada "Kenapa Ma, Pa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN