Kedua manik mata itu saling bertemu untuk mengadukan antara kebencian dan menyayangkan jika semua ini harus kembali. Alessa membuka satu kaki kirinya ke depan, memberikan aba-aba namun ia mengecoh James dengan gerakan kaki ke kanan namun nyatanya Alessa melayangkan tendangan di wajah James. Tubuh itu membungkuk dan menjauh namun James menahan agar tak terjatuh dengan telapak kakinya, ia berdiri sambil mengusap sisi bibir mengeluarkan darah. “Jangan beralasan karena ku wanita James! Ingat, aku sudah merenggut hampir semua orang di Allighiero dulu.” Tutur Alessa menekan handle pedang dengan kaki, benda tajam itu langsung melambung dan Alessa meraihnya lalu menyambar dan memberikannya kepada James. “Lawan aku James! Jangan menjadi pecundang karena kau memang tidak ingin membunuhku!” Alessa

