“Apa Anda tidak pernah kehilangan orang yang sangat Anda cintai Tuan George? Apa Anda tidak memiliki perasaan? Silahkan saja Anda meluangkan kekesalan melalui saya! Saya siap!” Jawab Lizzy kini memunggungi Charles, berniat ia ingin menjadi pelindung. Saat itu Charles merasa bukan pria paling berguna. Ia dapat melihat wajah itu penuh keberanian, meski lemah jelas terlihat Charles kini berada di titik paling rendah. "Jangan lakukan itu Baby, pergilah sayang!" "Kau ini bodoh hm?" George melayangkan tanyanya. "Ya, aku memang bodoh maka dari itu aku memiliki belas kasih Tuan. Tidak seperti orang cerdas, yang mereka tahu hanya kekuasaan. Bagaimana mempertahankan itu, bagaimana agar ditakuti orang-orang di sekitarnya, dan bagaimana agar tetap terlihat kuat dalam keadaan lemah sekalipun!" Lizzy

