Sepulang makan malam tadi, Mas Rega juga mengajak aku untuk pergi ke taman kota. Kita menghabiskan waktu di luar bersama hari ini. Rasanya bahagia sekali, jika hidup berdampingan tanpa ada orang lain di dalam pernikahan ini. Senyum di wajahku ini sedari tadi tidak luntur. Spontan aku menoleh ketika merasakan ada sesuatu yang menyentuh tanganku. “Eh, Mas? Sudah selesai dari kamar mandinya?” Aku menanyakan hal bodoh itu, tentunya Mas Rega sudah selesai dari kamar mandi. Nyatanya ia sudah berada di dekatku sekarang. Mas Rega terkekeh. “Ya sudahlah, kamu ini. Hayo ... tadi kenapa kok senyum-senyum sendiri?” tanya Mas Rega dengan tatapan penuh menggoda. Aku menahan senyumanku. Jadi malu diriku. Mas Rega bisa saja membuat aku menjadi salah tingkah. “Udah, ah. Ayo tidur, Mas, sudah malam. B

