Rama POV. Anak-anak kecil berlarian sambil mengejar sebuah bola sepak, di sudut lain aku melihat anak-anak perempuan saling mengejar satu sama lain. Deraian tawa mereka bagaikan simphoni kehidupan yang murni dan tak ternoda. Senyum dan tawa mereka begitu tulus dan murni. Tanpa kepalsuan. Aku duduk sendirian di tepi lapangan, kedua tangan bertumpu pada lutut, merasakan udara sore yang semilir. Sesekali menyesap nikotin yang mengepul, untuk sekedar menenangkan pikiran. Aku bukan lelaki perokok, tapi terkadang aku memilih menyesap asap tembakau yang terbakar itu untuk sekedar mengalihkan pikiran yang terkadang begitu kusut. Sebuah bola yang dimainkan sekumpulan bocah laki-laki, menggelinding mendekat ke arahku. Seorang dari mereka mengangkat tangannya ke atas, "bang, lempar bang!" Aku

