Salah paham...lagi?

1970 Kata

Dengan perlahan aku mengendarai sekuterku, mataku awas menatap layar ponsel, mencari lokasi yang Rama kirimkan padaku. Sebuah pemukiman yang padat dengan gang sempit, anak-anak berlarian kesana kemari di sore hari seperti ini. Mataku menemukan apa yang aku cari, sebuah plang bertuliskan 'kos lelaki' di depan sebuah bangunan berlantai dua dengan banyak pintu, tempatnya tampak begitu sederhana. Aku memasuki halaman yang cukup luas, seorang lelaki tua sedang menyapu dedaunan di halaman tersebut dengan sapu lidi. "Permisi pak, saya cari temen saya...namanya Rama Zain. Apa bener dia kos disini?" Tanyaku dengan sopan, mendekat pada bapak tua itu. "Oh, iya neng, ada. Kamarnya yang diujung situ, neng." Telunjuknya yang keriput mengarah pada sebuah kamar yang berada paling ujung. "Terimakasih

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN