Bab 41. Persiapan

1012 Kata

Kesibukan di kediaman kakek Riswan tentu saja membuat banyak pihak harus pontang-panting demi mempersiapkan sebuah pernikahan yang sangat mendadak. Banyak pihak yang dilibatkan termasuk orang-orang yang mengurus surat untuk pernikahan Amanda dan juga Wisnu. Belum lagi para tetangga dan juga saudara-saudara yang datang untuk membantu membuat makanan. Amanda sendiri, sang calon pengantin justru sibuk mengoceh di kamarnya. Meratapi nasibnya, yang dipaksa menikah dengan seseorang yang bahkan tidak disukainya. "Gue nggak mau menikah! Udah gue bilang nggak mau ya nggak mau. Masih aja orang tua gue dan juga kakek maksa. Mereka nggak tahu apa, kalau nanti gue tertekan gimana? Apalagi dapat suami yang nggak baik?" Keira hanya duduk dengan tenang sambil mengecat kukunya. Sejak tadi ia teru

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN