Bab 24

1923 Kata

Hendarmo melonggarkan dasinya dengan paksa. Lalu meletakkan tangan di pinggang dengan napas gusar ketika memandangi dokumen-dokumen perusahaan. Kinerja staf yang semakin buruk membuat keuangan perusahaan tidak stabil. Dia menyayangkan ulah Niar yang mempekerjakan staf baru dan memecat staf lamanya. Kalau keuangan terus seperti ini, pikir Hendarmo. Perusahaannya akan collaps sebelum mendapat uluran tangan dari ayah Leo. Ah, mengingat hal itu membuat kepala Hendarmo berdenyut. Sementara di rumah dia dan Niar bertengkar karena Aini tidak ingin dijodohkan. Niar terus saja memaksa Hendarmo untuk menjadi ayah yang kejam bagi Aini. Sementara di sisi lain dirinya masih sangat menyayangi putri sulungnya itu. Tetapi dia benar-benar tidak punya pilihan lain selain mengikuti apa yang istrinya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN