Bab 58 (Full Squad)

1160 Kata

Aini yang masih bekerja nampak mulai kelelahan, bukan karena masalah yang terus menimpanya, tetapi karena dia memang masih ingin berbaring di kasur bersama dengan Lia. Hanya membayangkan akan segera pulang saja membuat Aini tersenyum selama beberapa saat sebelum akhirnya mengerutkan kening. Seberapa pun dia ingin untuk pulang, dia merasa yakin juga kalau Leo pasti akan melakukan sesuatu untuk mencoba mendekatinya. Hanya menyebutkan namanya di dalam benak saja sudah membuat mood Aini semakin buruk. “Kerja, kerja. Gak boleh buang-buang kesempatan,” gumam Aini yang meluruskan duduknya. Dia menatap ke sekitarnya sebelum kembali fokus dengan pekerjaannya sendiri. Hanya dalam hitungan menit Aini sudah terlihat tidak tenang kembali, padahal ketika dia melirik ke arah jam, waktu makan siang masi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN