Di pagi hari tepatnya dia korea.
"NANA BANGUN!! INI UDH PAGI!: teriak wanita paruh baya.
"IYA MA! INI NANA UDH BANGUN" teriak nana.
Nana pun bangun lalu mandi. Setelah itu ia ke ruang makan untuk makan Bersama.
"SELAMAT MORNING SEMUANYA!" Ucap nana.
"GOOD MORNING" papa.
"aduh Queen yang bener dong kalau nyapa, kalau mau pake inggris ya inggris ajah jangan campur campur" mama.
"iya deh maaf ya mah" nana.
"ya udh yuk makan papa udh laper" ayah.
"yee makan terus yang diurusin" nana.
"tau tuh papa kamu" mama.
Mereka pun makan dengan tenang karena sudah tradisinya. Setelah makan papa mengajak nana untuk ke ruang kerjanya bersmaa dengan mama.
"nana, papa mau kamu balik ke Indonesia" papa.
"lah kenapa pa? lagi pula kantor pusat Vqueena juga disini" nana.
"papa dapet kabar kalau ada yang mau membunuh mommy daddy kamu. Papa tau kalau mereka gak akan bisa dikalahin tapi apa kamu gak mau untuk Kembali agar mereka Kembali seperti semula?" papa.
"nana mau pah tapi.. nana takut mereka sudah melupakan nana atau bahkan mereka tidak membutuhkan nana" nana.
"sayang setiap kali keluarga besar alexsander makan Bersama merayakan apapun itu keluarga kamu tidak pernah datang karena mereka masih bersedih tentang kamu. Mereka tidak tau kalau kamu masih hidup. Lagian kita membawa kamu kesini karena banyak lawan daddy kamu mau membunuh kamu. Sekarang kamu Sudha besa jadi kamu harus Kembali" mama.
"ya udh deh, lagian aku juga kangen sama mereka" nana.
"ya udh, kamu siap siap 1 jam lagi privat jet papa bakalan dateng" papa.
Nana pun berkemas lalu segera memasuki jet tersebut. Walaupun memakai privat jet nana tetap akan diturunkan di bandara soekarno hatta.
Nana pun memakai baju yang sederhana.
Di bandara
Semua bodyguard menjaga nana, semua orang menata nana seakan iri dan ada juga yang kagum dengan kecantikan nana.
Di mansion.
Setiba nana di mansion dia di sambut oleh banyak orang. Lalu ia mengganti bajunya. Lalu nana memutuskan berjalan jalan karena dia bosan. Lalu dia mampir ke café salah satu café nana. Nana menggunakan hoodie putih, celana legging panjang hitam, dan topi hitam.
Sesampainya disana banyak yang tunduk pada nana. Tetapi mereka semua sudah tau jika ada nana mereka tidak boleh memanggil miss atau nona dan nana berkata kalau semua orang harus melihat nana sebagai customer biasa.
"permisi mau pesan apa?" pelayan.
"saya mau pesan ice chocolate dam choco cake nya 1" nana.
"baik tunggu 10 menit ya kak" pelayan.
"hmm" nana.
Setelah nana memesan pesanannya padangan nana berhenti pada suatu meja yang tidak jauh dari meja nana. Yup itu adalah geng dari kakak dan kembaranya. Yang terdapat viko, ales, victorio dengan 2orang lainnya.
Setelah pesanan nana dateng, nana memakan pesanannya sambil menatap ke kakak dan kembarannya.
Tetapi tiba tiba dia melihat ada orang berpakaian hitam dengan pisau lipat di tangannya dan mengarahkannya ke arah salah satu teman dari kakakdan kembarnnya.
Dengan cepat nana berlari lalu menendang orang itu. Lalu nana berkelahi dengan pria itu, semua orang di café melihat itu berteriakan walau café nya sedang sepi.
Setelah pria itu tepar karena nana dengan membabi buta orang itu.
Nana menelepon salah satu tanggan kanannya di Indonesia.
"halo bang"
'halo kenapa princess?'
"aku butuh 3 orang untuk bawa seseorang dari markas"
'emang kamu diamana?'
"aku di café Vqueen d jalan ***"
'okay'
Tut tut tut
Setelah itu geng kakak dan kembarannya mendekat seketika nana menutupi mukanya dengan topinya.
Nana Pov ON
"aduhh lo gak papa kan?" tanya salah satu teman abang gw.
"iya gpp" jawab gw.
"makasih yah udh nolong gw" kata temenya satu lagi.
"kenalan yuk" kata orang yang tadi nanyain gw.
"gw kevin Putra Kalib" jawab kevin.
Keluarga kalib adalah keluarga kaya juga perusahaan kalib company menduduki ke 7.
"ferel Valenio Savier" jawab farel.
Savier keluarga adalah keluarga kaya juga perusahaan Savier company menduduki ke 3.
"viko"
"ales"
"rio"
'Sedingin itu kah sejak gw gak ada?' Batin nana.
"ria, salam kenal" jawab gw.
"dek!!"
"gw mau lo beresin semua ini gw pulang" jawab gw ke bang vio anak dari papa dan mama.
Gw pun pulang ke mansion.
Nana pov OFF
"bang dia siapa? Kok lo panggil dia dek?" tanya viko.
'Mampus dah gw' batin vio.
"ohh itu temen gw" jawab vio.
"temen ? yakin?" tanya ales.
"iyah" jawab vio.
"jadi lo anggota BRM?" tanya viko.
"iya, karena lo pada udh tau jangan bilang siapapun tenmasuk cewek tadi" jawab vio dan langsung meninggalkan mereka semua.
"bang, kok gw merasa aneh yah sama cewe tadi??" victorio.
"iya abang juga" jawab viko dan ales.