Hutan Persik dan Benteng Musim Semi.

1088 Kata
Sejak kepulangannya dari Blackmarket Flowenbite, Li Wei selalu mengurung diri di kamar. Bahkan berhari-hari lamanya. Didalam kamar, dia berlatih diri, bagaimana cara mengolah energi Nebula - energi yang memanfaatkan energi alam menjadi kekuatan sihir. Energi Nebula adalah energi yang berbeda disbanding Mingzhu. Mingzhu untuk kekuatan tempur fisik, sementara Nebula untuk spiritual – sihir. ++++ DI lain pihak, zsetiap kali Bibi Wei Fang mengetuk pintu kamarnya, Li Wei selalu berkata dengan ucapan yang sama. "Aku belum lapar!” Letakkan saja makanan itu di depan pintu, semua akan tandas ketika perutku lapar nanti." Wei Fang hanya bisa menggerutu. Setelah meletakkan makanan Li Wei, ia pergi ke Lotus Blossom Tea Room. "Pekerjaan menanti, dan uang akan mengalir. Lebih baik aku bekerja dari pada bertengkar dengan anak itu!" Itu yang selalu terlintas, tiap kali Li wei membantah karena tak mau keluar kamar. Sesungguhnya, jangan dikira Wei Fang tidak memperhatikan semua tindak tanduk aneh Li wei. Tiap-tiap kali ia selesai dengan pekerjaan pramuria di Tea Room, perempuan itu mengecek kamar Li Wei. “Semua baik-baik saja bukan?” gumam Wei Fang. “Tak ada yang aneh meski anak itu mengurung diri!” batin Wei Fang lega. Wei Fang selalu tenang jika menemukan piring kosong di depan pintu kamar. Senyum kasih sayang mengulas di bibirnya. "Beruntung bocah t***l itu menghabiskan makanan yang kusiapkan. Coba saja jika ia berani tak mau menyentuh masakanku." Wei Fang berlalu, dan masuk ke kamar untuk istirahat. Kejadian itu berulang kali terjadi sampai dua minggu lamanya. Selama kurun waktu itu, Li Wei tak pernah keluar kamar. ++++ Tapi hari ini semua terasa berbeda. Sore hari ketika Wei Fang baru saja meletakkan piring di depan pintu kamar anak itu, ia melihat sesuatu fenomena aneh. Ada jilatan api, keluar dari kamar Li Wei. "Apa yang terjadi?" Wei Fang panik, dia menggedor-gedor kamar Li Wei. Dari celah bawah pintu kamar Li Wei, perempuan itu menyaksikan, sesekali masih lidah api menjulur dari celah itu. Rasa kejutnya belum termasuk hawa panas, terasa membakar kulit Wei Fang ketika berdiri di depan kamar Li Wei. Sepeminum teh berlalu, ketika Wei Fang dilanda panik, juga pintu kamar yang tak kunjung dibuka, Wei Fang hiosteris dalam teriakan. "Keluar kau bodoh atau aku akan...!" KRAAAK! Mendadak pintu kamar anak itu terbuka lebar. “Kamu…” Wei Fang otomatis langsung terjerembab ke dalam kamar. Beruntung ia tak terjatuh. Dan matanya langsung melihat ke kiri dan ke kanan, memastikan semua baik-baik saja. Hening… Di dalam kamar hanya ada Li Wei yang terlihat baik-baik saja dengan pakaian rapi, lengkap dengan kopiah Hanfu. Tangan si anak muda membentuk gerakan silang di belakang badannya. Wei Fang masih curiga, namun Li wei memulai interaksi. "Apa yang Anda lakukan bibi. Mengapa anda berteriak-teriak histeris seperti orang kurang waras?" Tanya Li Wei. Wajahnya tampak serius. "A-aku..." Wei Fang mengucek-kucek matanya, gugup menjawab. Tak ada alasan bagi Wei Fang untuk marah-marah. Ia melengos dan berpura-pura memperbaiki busananya. Tak lama kemudian, We Fang berlalu dari kamar Li wei dengan malu. "Ah sudahlah. Mungkin aku hanya bermimpi. Akhir-akhir ini kami di Tea Room, harus lembur bekerja hingga dini hari. Mungkin karena aku hanya kurang istirahat." Wei Fang menghilang dibalik pintu kamarnya. ++++ Ketika Wei Fang berlalu dan pintu itu ditutup, Li Wei mengangkat kedua tangannya yang sejak tadi ia sembunyikan. Wajahnya tampak cerah. "Aku telah berhasil mengendalikan api. Menurut Teknik Pernafasan Flame Tempest. Sekarang yang kubutuhkan , memaksimalkan semua serangan, itu sarung tangan mistis." Ia langsung teringat Tuan Erkin. Sore itu juga, Li Wei berkunjung ke Black Market, Flowerbite. Secara khusus dia menemui Tuan Erkin. Keduanya langsung terlibat dalam percakapan serius. "Begitu cepat waktu berlalu, dan kamu telah kembali anak muda." Sapa Tuan Erkin. Li Wei malu-malu menjawab. "Sesungguhnya aku tak sabar menunjukkan hasil pelatihan mandiri ku." Tanpa basa-basi dia mengerahkan Energi Nebula yang berhasil ia latih, langsung meluap. Wujud api itu terlihat menyala-nyala di tangannya. Mata Tuan Erkin terbelalak, mulutnya terbuka, melongo. "K-kamu telah menerobos menjadi seorang ahli pengendali api? K-kamu di ranah awal, Jichu Mofa?" Jichu Mofa adalah ranah terendah didalam tingkat ahli Pengolah Energi Nebula. Energi nebula adalah jalur yang ditempuh oleh para pengendali elemen, atau jalur para Sage, sementara Energi Mingzhu adalah energi yang dipakai oleh para penampung jalur Ksatria - Knight yang di sebut Warrior. Di Benua Longwu, para ahli yang memilih jalur pelatih energi Nebula, tingkatannya lebih tinggi dan ditakuti melebihi ahli pengolah energi jalur Mingzhu. Tujuh tingkatan Praktisi Pengendali Nebula, mulai tingkat rendah hingga tertinggi : Jingchu Mofa, Erji Mofa, Sanji Mofa, Siji Mofa, Yueliang Ji Mofa, Taiyang Ji Mofa, Tianjie Ji Mofa. ++++ Tuan Erkin menatap kagum pada anak muda itu. "Tak kusangka kemampuanmu untuk mengolah energi Nebula sesuai salinan itu, jauh di atas harapanku. Rasanya tidak sia-sia aku menjual salinan itu padamu, orang yang tepat." Tuan Erkin tersenyum senang. "Dengan pencapaian ini, itu berarti. Sudah saatnya kamu pergi ke Hutan Persik, mengumpulkan semua sumberdaya, bahan-bahan untuk ditoreh pada sarung tangan pengendali api nanti." Li Wei gembira mendengarnya. Ia tak sabar menanti titah Tuan Erkin. Katanya mendahului, "Tuan Erkin, sebutkan nama-nama sumber daya itu, biarkan Li Wei mencari dan membawa ke hadapan anda." Katanya yakin. Tuan Erkin memejamkan mata. "Hutan Bunga Persik dan Benteng Musim Semi saling berdampingan." Hening. "Pergilah ke hutan Utara itu, kumpul selembar Daun Kemangi terbelah dua, selembar Bayleaf Pemimpi dan lima butir Kacang Polong Berdaun Merah." Pungkas Tuan Erkin. Li Wei mencatat semua bahan itu di selembar kertas dari kulit hewan. Lanjut Tuan Erkin. "Tentang kulit Beruang yang akan kubuat menjadi sarung tangan, kamu tak perlu khawatir. Persediaanku masih banyak. Secepatnya lah kamu pergi ke hutan bunga Persik!” Pesanku hanya satu. Berhati-hatilah dengan orang-orang dari Benteng Musim Semi. Mereka tak suka jika ada orang luar masuk mengusik sumber daya perbatasan di hutan bunga Persik." Kata Tuan Erkin mengakhiri pidatonya. ++++ Benteng Musim Semi adalah para ahli pihak Kekaisaran yang bertugas menjaga perbatasan kota. Mereka terdiri dari praktisi aliran netral, yang umumnya tidak dikategorikan aliran putih, juga tidak termasuk kelompok aliran hitam. Mereka kadang baik, tapi kadang bersifat lebih kejam dibanding ahli-ahli dari aliran hitam. Sore di Blackmarket – Flowerbite, Li Wei meninggalkan dengan Langkah ringan. Ia berjanji dalam hati, "Biar bagaimanapun, aku harus berkunjung ke hutan bunga Persik. Kesempatan ini langka, Tuan Erkin tak akan berbaik hati untuk kedua kali!" Meski cerita-cerita tentang keberadaan mahluk-mahluk sihir, juga mahluk iblis yang banyak di Hutan Persik, juga kisah-kisah tentang betapa sensitifnya jago-jago Benteng Musim panas terhadap orang luar, tapi Li Wei membulatkan hatinya. “Segala resiko akan kutanggung. Mahluk iblis, Jagoan Benteng Musim Panas taka da artinya dengan hadiah yang akan kuterima – menjadi Pengendali api sesuai cita-citaku!” BERSAMBUNG
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN