Dengan tergesa, Yama berjalan menuju gerbang belakang sekolah setelah ia menitipkan motornya di tukang siomay yang sudah sangat mengenalnya. Tak mungkin jika ia memarkirkan motornya di tempat biasa karena pasti ada satpam yang berjaga di sana, bisa-bisa ia ketahuan terlambat. Ia melemparkan tasnya ke dalam terlebih dahulu, setelah itu ia memanjat pagar dengan perlahan. Matanya terus mengawasi sekitar, takut ada seseorang yang lewat. Dan akhirnya, ia pun berhasil masuk ke dalam sekolah. Dengan cepat, Yama berjalan menuju kamar mandi siswa khusus laki-laki, di sana ia masuk ke dalam salah satu bilik dan duduk di atas closet yang tertutup. Lelaki berusia 19 tahun itu langsung mengambil bungkusan rokok dan korek api dari dalam tasnya, ia menyelipkan satu rokok di jarinya setelah itu ia meman

