39. Sadar

1094 Kata

POV Rayyan Brakkk... Blummm... Brakkk. "Nasha..." Aku membuka mataku, aku masih di dalam mobil. Posisi mobilku terbalik ke kanan. Area bahu kananku sakit, sepertinya ada yang patah mungkin tulang selangka. Rembesan darah keluar dari area kepala bagian kananku. Mungkin karena terkena serpihan kaca. Nafasku agak tersendat. Beberapa orang berusaha membalik mobilku, aku mendengar mereka bersuara walau samar. Nasha... Hanya nama istriku yang kuingat. Ya Allah kalau aku boleh meminta, beri aku kesempatan untuk bersamanya sampai aku tua. Aku merasakan tubuhku ditarik oleh beberapa orang. "Mas, Mas bisa dengar gak?" "Mas, astaghfirullah Masnya terluka." "Hati-hati." "Pelan-pelan nariknya." "Kamu coba pegang yang sana!" Aku hanya bisa mendengar percakapan mereka tanpa mampu menjawab. Mer

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN