18. Kok Beneran Sih!

1019 Kata

Satu minggu ini aku harus menulikan kuping dan menyabarkan hati. Ya Allah, ngenes banget hidupku. Dari mulai cinta dalam diam, dikhianati pacar, sering di PHP-in, sekarang punya tunangan ya cuma bohongan. Miris. Saat ini aku cuma rebahan aja di kamar. Padahal kalau Minggu biasanya aku lagi ngedate sama Rania plus kakaknya. Tapi sejak kejadian Minggu kemarin aku males pergi sama mereka lagi. Rania udah WA sampai telepon berkali-kali merengek minta ditemenin ngemall. Aku beralasan lagi sakit. "Dekkkkk..." teriak Ibu membahana. "Apa sih Bu. Kuping Nasha jadi budeg ini." "Kamu kenapa? Sakit?" "Capek aja Bu. Pengen rebahan. Kangen ma kasur." "Tumben hari Minggu di rumah." "Kan Adek emang gadis rumahan Bu? Ya wajarlah Adek di rumah." "Biasanya kan kamu jalan-jalan sama Rania dan Rayyan.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN