35. Kabar Duka

1346 Kata

POV Nasha "Leo?" aku yang baru saja selesai praktek kaget melihat kehadiran Leo. "Kamu sibuk gak Na?" Aku menggeleng. "Bisa kita ke rumah Jeni." "Kenapa dengan Jeni, Le?" "Kata ibunya dia sudah tiga hari mengurung diri di kamar." "Apa? Ya udah aku chat suami sama Ayahku dulu." Setelah mendapat ijin dari Mas Rayyan dan menghubungi Ayah kalau aku pergi dengan Leo, kami pun segera menuju rumah Jeni. Kami disambut Tante Joana. Oh iya, keluarga Jeni itu mualaf dan berdarah Tionghoa. "Masuk dulu yuk. Wah gimana kabar si kembar di dalam?" tanya Tante Joana sambil mengusap perutku. "Alhamdulillah sehat Tante." Kami pun masuk dan duduk di ruang tengah. Tante menceritakan keadaan Jeni sebelum mengurung diri di kamarnya. Katanya Jeni jadi seperti ini setelah seminggu yang lalu bertemu dr.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN