Duka paling menyakitkan. Setelah kehilangan apa yang tak pernah diketahuinya,sekarang ditambah dengan kehilangan seseorang yang selalu di jaga nya,wanita paling berharga dalam hidupnya. Disinilah Fahri,Fatimah,tuan Faruq,dan keluarga yang lain,termasuk orang-orang yang baru saja pergi meninggalkan tempat itu. Mereka sedang berkabung,bersedih, dan berduka. Sebuah gundukan tanah yang masih basah dan masih baru,menunjukkan bahwa baru saja jasad seseorang dimasukan kedalamnya. Fahri sedang terduduk menatapi sebuah gundukan tanah di depannya,makam ibunya. Hati Fahri begitu terluka, merasa tak percaya bahwa dirinya kini sudah ditinggalkan wanita yang menjadi sebagian hidupnya,Bundanya. "Mas,ayo kita pulang,ini sudah sore,sebentar lagi hujan mas." ujar Fatimah membujuk Fahri agar ikut pula

