... Rumah nampak begitu sepi,penghuninya kini sedang pergi keluar beberapa menit yang lalu,dua wanita yang bermakna dalam hidupnya telah melangkahkan kakinya menuju tempat berbelanja,pria yang jadi panutan nya pergi karena urusan kantor,dan sekarang hanya ada satu orang,pria dengan wajah tampan nya yang memilih duduk di balkon kamar. Dengan mata yang terus menatap layar ponsel,jarinya sibuk menschroll mencari kontak seseorang,saat sudah ia dapat,pria itu mendekatkan ponsel disamping telinganya. Merasa panggilannya telah tersambung. "Assalamualaikum?"salam Fahri kepada seseorang disebrang sana. "waalaikumsalam,tumben telpon,ada urusan apa?" tanya teman bicara Fahri. "yaa allah mi,salah kalau gue nelpon?" kesal Fahri karena mendapatkan perlakuan tidak ikhlas dari sahabatnya. "salah si

