Bab 4 Fabian – Gadis Tak Bernama

1218 Kata

Bab 4 Fabian – Gadis Tak BernamaLima hari sudah aku kembali ke rumah, menjalani rutinitas seperti biasa. Hiruk pikuk manusia sudah terlihat, meski masih terbilang pagi buta. Pukul setengah lima. Bersama running shoes, aku berlari kecil mengelilingi kompleks hunian yang kutempati sendiri. Sudah sejak melibatkan diri dalam perusahaan, aku melepaskan diri dari kediaman Papa. Beralasan ingin mandiri, padahal sebenarnya ingin bebas saja. Entah pada jarak tempuh ke berapa, aku memilih merapatkan diri di kedai bubur ayam paling enak satu kompleks. Rasa lapar sudah kurasa sejak beberapa menit lalu. Aku bukan pengguna aplikasi lari, sebagaimana yang teman-teman gunakan. Aku hanya suka lari, bukan untuk postingan Instastory. Baru saja menyuap dua kali, ponsel di saku celana training bergetar, di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN