Zara dan Zico keluar dari mobilnya. Diikuti dengan Tuan Anggara yang keluar dari mobilnya juga. "Kalian kenapa masih di sini?" Tanya Tuan Anggara merasa heran. Tak berselang lama Nenek Raina, Nenek Erika dan Mama Andini keluar dari mansion. Zara terkejut melihat ibunya sudah bisa berjalan tanpa penyangga, begitu pun Zico dan Tuan Anggara yang sama terkejutnya. "Ibu.." Zara segera menghampiri ibunya dengan tergesa-gesa. "Ibu?" Tuan Anggara mengernyit. Tuan Anggara mendengar Zara memanggil Andini dengan sebutan ibu. Ia merasa aneh karena biasanya Zara selalu memanggil Andini dengan sebutan nyonya. Zico juga tidak menyadari bahwa Tuan Anggara telah menaruh curiga kepada Zara. Mama Andini menyambut Zara dengan pelukan. Zara tidak kuasa menahan kebahagiaan yang bertubi-tubi ini. Zico m

