Tengah malam Tuan Anggara bersama Andini menuju ke kamar Zara. Tok..tok..tok Suara pintu di ketuk. "Zara.." Suara pria memanggil nama Zara. Zara bangun dari tidurnya. Ia merasa seseorang memanggil namanya. Ia menyalakan lampu tidurnya. melihat ke arah jam kecil di samping tempat tidur. "Tengah malam begini siapa yang memanggil namaku." Gumam Zara, bulu kuduknya berdiri. Tok..tok..tok "Sayang." Zara membangunkan Zico. Zico mengucek matanya. Ia masih mengantuk tapi Zara membangunkannya. "Sudah pagi memangnya sayang?" Zico merasa baru sebentar ia tidur. "Belum sayang. Masih tengah malam, tapi ada yang mengetuk pintu." Ucap Zara ketakutan. Zico mulai membuka mata sepenuhnya. Ia tidak percaya hal-hal berbau mistis. Mendengar Zara ketakutan seperti itu, membuat Zico menjadi penasaran.

