Pov : Azka "Assalamu'alaikum" Aku dan Rania menyapa ummi yang masih sibuk merapikan pot-pot bunga hiasnya. "Wa'alaikumsalam" Ummi balik badan, seketika memeluk Rania begitu erat. Kedua matanya yang basah menandakan ada rindu yang dia simpan cukup dalam. Rindu pada menantu kesayangannya. Aku dan Rania bergantian mencium punggung tangan ummi. Ummi menatap Rania cukup intens lalu tersenyum kecil. Senyum yang begitu menenangkan. "Gimana kabarmu, Rania? Baik-baik saja, kan? Ummi sangat mengkhawatirkanmu." Tangan kanan ummi mengusap pelan punggung Rania. Sementara padaku, ummi hanya melirik sekilas lalu meminta kami untuk segera masuk ke dalam rumah. Seperti tamu yang begitu ditunggu, ummi meminta Rania duduk di sofa sebelahnya. Menanyakan apa saja kegiatannya di kontrakan bersamaku.

