Bab 21

1506 Kata

Pov : Azka "Aku sudah memenjarakan mereka, Rania. Aku sudah membuat mereka jera. Apa dengan itu, kamu sudi memaafkanku?" Pertanyaan laki-laki yang kutahu masih begitu mengharapkan Rania itu membuat d**a sedikit sesak. Ada perih yang tak bisa kuungkapkan dengan kata-kata. Siapalah aku dibandingkan Mas Gaza. Tak ada apa-apanya. Tak ada yang lebih istimewa. Apakah Rania benar-benar memaafkannya? Lalu ... kembali memberinya kesempatan kedua? Entah mengapa, tiba-tiba air mata ini menggenang. Bahkan aku kesulitan bernapas sekarang. "Aku berusaha melupakan semuanya, Mas. Aku terus berusaha memaafkanmu meski kamu pun tahu jika itu terlalu sulit buatku. Tapi sudahlah, bukankah kita bagian dari keluarga yang harusnya memang saling memaafkan?" Kutatap wajah Rania yang mulai tenang. Namun entah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN