Pov : AISYAH "Siapa Arif? Mantan pacar?" tanya Mas Gaza singkat. Jantungku rasanya berdebar kencang saat menoleh ke arah laki-laki di sebelah yang menatapku penuh selidik. "Nggak lah, Pak Bos. Ais mana mau pacaran sebelum halal," jawab Syela kemudian, disertai anggukan Tasya. Mereka pun tampak begitu gugup dan saling lirik satu sama lain. "Lantas?" "Dia ... senior di kampus kita tercinta," balas Syela kemudian. "Iya kan, Tas?" Lagi-lagi dua sahabatku itu saling sikut. Tasya mengangguk cepat lalu meringis kecil. "Betul sekali. Dia senior di kampus kami, Pak," balas Tasya cepat. Kuhembuskan napas lega, setidaknya dua sahabat baikku itu bisa menjaga masa lalu itu. Lagi pula tak ada yang salah dengan jawabannya. Kak Arif memang senior di kampus kami. Kak Arif. Siapa yang nggak ke

