Bab 43

2027 Kata

Seperti yang sudah direncanakannya, Joe mendatangi kantor Sana pagi ini. Kebetulan jadwal kuliahnya kosong, dia bisa bebas ke mana pun tanpa takut terlambat kuliah. Untuk urusan pendidikan, senakal dan sebangsat apa pun kelakuannya, pendidikan tetap nomor satu bagi Joe. Dia tidak pernah main-main dengan hal yang menyangkut masa depannya. Tak seperti biasa, kali ini Joe melajukan motor dengan santai. Dia tidak sedang terburu-buru. Dia hanya akan mengunjungi kantor Wijaya Group yang tidak akan bergerak atau pindah ke mana pun, kecuali sang pemilik yang mempunyai dua kaki. Dengan langkah kaki ringan Joe memasuki gedung itu. Dia sudah mengenal penjaga gedung juga beberapa karyawan, mereka tahu kalau dia adik dari pemilik tempat ini. Di luar memang Joe terlihat santai, tapi di dalam sebalik

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN