Joe menuruti permintaan Sana untuk membelikannya sepuluh kotak pizza. Meski harus mengantre karena saat ini kedai pizza langganannya sedang ramai. Tidak apa, dia rela melakukannya. Kalau memang benar dia akan segera menjadi seorang ayah, disuruh apa pun dia tidak akan keberatan. Joe tersenyum tipis manakala otaknya memutar ulang perkataan Sean tadi. "Kali aja beneran. Kan, lu selalu cerita sama gue kalo lu nggak pernah pake pengaman. Gue rasa Sana lagi ngidam." Kalimat ketiga Sean membisikinya. Tidak enak berbicara dengan suara seperti biasa, mereka masih berada di pelataran parkir kampus. Semoga saja apa yang dikatakan Sean benar. Menjadi seorang ayah merupakan suatu kebanggan bagi setiap pria. Tuhan telah memilihnya menjadi seorang pembimbing. Joe berjanji dia akan menjadi ayah yang

