Sudah lewat pukul sepuluh malam, sudah hampir tengah malam, Joe masih berkutat di depan laptop. Ada tugas dari kantor yang dikerjakannya. Tadi siang dia tidak berada di kantor hanya sebentar saja, ada acara di kampus yang harus dihadiri. Setelah mengantarkan Sana, dia langsung ke kampus. Tristan tidak berada di kantor ataupun di Jakarta, tidak juga berada di Indonesia. Tristan sedang melakukan perjalanan bisnis ke luar negeri, lebih tepatnya ke Italia. Jadi, Joe tidak khawatir meninggalkan Sana di kantor dua minggu ini. Tidak ada yang akan mengganggu perempuannya. Meski tugasnya bertambah banyak Joe lebih senang seperti ini. Rasanya lebih aman. Joe menyandarkan punggung pada sandaran sofa di belakangnya. Menguap sekali. Dia takjub pada kerja otak, setiap melakukan pekerjaan penting dan s

