Bab 56

2100 Kata

Matahari sudah condong ke barat ketika mobil mereka memasuki halaman parkir sebuah hotel berbintang di kota kembang, Bandung. Sana keluar dari mobil setelah Tristan, mengikuti pria itu dari belakang dan berhenti di depan meja resepsionis. Sana menunggui Tristan yang sedang memesan kamar. Sana tidak menolak karena dia lelah dan perlu beristirahat sebelum mendampingi Tristan menghadiri pertemuan dengan klien nanti malam. Namun, mata cokelat Sana membulat kala telinganya samar-samar menangkap pembicaraan Tristan dan resepsionis itu. Tristan hanya memesan satu kamar untuk mereka. Jangan bercanda! Kalau satu kamar berarti itu hanya untuk Tristan seorang. Lalu, bagaimana dengan dirinya? Apakah dia harus memesan kamar untuk dirinya sendiri? Sungguh bos yang tidak bertanggung jawab! Sana menggera

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN