Nayla memilih pulang lewat pesawat
karena ingin cepat sampai juga,
sepanjang perjalanan nayla tidak bisa
tenang karena terus memikirkan ibu nya.
nayla sampai di tanah kelahiran nya
dan langsung menuju rumah sakit
dimana ibu nya di rawat, melihat ibu nya
yang terbaring lemah nayla langsung
memeluk ibu nya.
"ibu,,,hik hik ibu kenapa bisa kayak gini
Tangan ibun ya membelai lembut
kepala Nayla
"ibu gak pa pa nak,lirih
nayla melihat ke arah ayah nya dan
langsung memeluk ayah nya
"pak ibu kenapa,dokter bilang apa
"dokter bilang ibu hanya ke capek an
nayla gak usah khawatir ya nak ucap
bapak nya lembut,
nayla pun memeluk ke dua adik nya
naya dan nisa,
"kalian juga sih kan udah kakak bilang
jagain ibu,jangan sampai ibu capek
"ibu nya ga mau di bilangin kak bantah
nisa,yang emang bawel
"ya udah ibu gak apa apa,bentar lagi ibu
juga sehat kok,sela ibu nya
"ibu,,,nayla memeluk ibu nya lagi
"kakak makan gi,naya menawarkan
emang sih mereka emang gak beda jauh
jarak nya,jadi kayak seumuran.
karena capek dan mata yang terasa
perih nayla tertidur di samping ibu nya,
bara bingung kenapa nayla tidak
mengangkat telepon nya,dengan panik
nya bara menghampiri ke kosan nayla,
tok!tok!tok!
penghuni kos kagum akan
ketampanan bara
"maaf nayla nya ada
"nayla tadi sore bergegas pergi,gak
tau kemana,kita pun gak sempat
bertanya
"oh ya udah,maksih ya,sambil berlalu
pergi,perasaan nya bercampur aduk
antara cemas dan marah,bara mengerah
kan anak buah nya mencari nayla.
Pagi hari nya nayla pulang ke rumah
nya nayla senang bisa pulang nayla
sebenarnya sangat rindu akan rumahnya.
nayla mengeluarkan pakaian nya dan
mencari sesuatu
"ya allah ponsel ku mana bathin nayla
"dek,,,kamu liat ponsel kakak gak
"gak tuh,,dari semalam gak ada
ngeluarin ponsel,
"ya ampun sambil menepuk kening nya
"mungkin saja ketinggalan di kos
"dek minjam hp kamu bentar dong
Nisa menyodorkan ponsel nya,nayla
menghubungi bara tapi nomor bara tidak
bisa di hubungi.
Tiga hari berikut nya ibu nayla udah di
per boleh kan pulang,
"surprise,nayla dan adik nya
menyambut kedatangan ibu nya dan
memeluk ibu dan bapak nya secara
bergantian.
"ibu terus sehat ya buk,nayla mencium
ibu nya,ibu nya hanya senyum,ibu
istirahat gi di kamar nayla menuntun
ibu nya ke kamar.
"dek minjam ponsel nya lagi dong
"kakak nelfon siapa sih,pacar nya ya
sambil menggoda nayla,nayla hanya
diam.
ddrt ddrt
ponsel nya tersambung
"syukurlah bathin nayla
"halo,
nayla diam yang ngangkat cewek
"maaf bara mana
"bara nya ada di kamar mandi tuh
"tolong bilangin ke bara ya,setelah ini
hubungi aku,bilang dari nayla
"kalau ingat ya soalnya kalau udah
berduaan lupa sama segalanya,nata
sengaja memanaskan nayla
Nayla memutuskan sambungan karena
kesal kenapa nata yang angkat ponsel
bara.
"kamu ngapain
nata kaget
"ini pak ngantarin berkas
"bawa sini,bara datar tampa expresi
Nata sengaja menyandungkan kaki
nya di meja yang membuat nya jatuh ke
atas bara yang sedang duduk,
"maaf pak
Tampa sengaja bara melihat jelas buah
d°°°a nat dan menelan ludah nya sendiri.
dengan berani nya nata melumat bibir
bara dan sengaja menekan bara kecil
membuat bara tidak bisa menaha gairah
nya,bara melumat bibir nata dengan
penuh nafsu,dengan santai nya nata
mengeluarkan kan buah d°°°a nya bara
spontan meremas dan memainkan
puting itu membuat desahan dari nata
mmmh nikmat,terus pak ahhhh enak
desahan nata berhenti saat bara melepas
kan nata dan membuat nata menjauh,
"keluar kamu sekarang,bara sadar
saat wajah nayla hadir di kepalanya,
"tapi pak,mendekat kepada bara
"keluar,,bentak bara
Nata segera menjauh dengan kesal
sambil membenarkan tali bh nya.
bara mengusap wajah nya sendiri,
dari kemarin bara udah mendapatkan
informasi dari anak buah nya kalau nayla
terbang ke kalimantan,bara marah
karena nayla sama sekali gak ngasih
kabar,padahal Nayla niat ngsih kabar
tapi nomor bara malah tidak bisa di
hubungi.
Sepuluh hari berlalu nayla pamit
kepada orang tuanya untuk pergi ke
jakarta karena ibu nya emang udah sehat
seperti biasanya,
"kamu gak mau disini dulu nak,,
"nayla mau buk tapi ibu kan tau Nayla
juga bekerja di jakarta,mana tau nayla
kan bisa bapak dan ibu juga
"bapak masih bisa kok nak tanggulangi
kebutuhan keluarga kita
"iya nayla tau bapak kan orang hebat,
pahlawan keluarga kita sambil memeluk
bapak nya,tapi se nggak nya nayla gak
mau bapak pusing mikirin biaya kuliah
nayla di jakarta,
"dek kalian jagain ibu dak bapak
"iya kak,sambil memeluk nayla
Habis magrib nayla berangkat ke
bandara di antar keluarganya,,nayla sedih
harus pergi apa lagi ibu nya seperti
Manahan tangis karena gak mau nayla
tambah sedih.nayla melambaikan tangan
kepada keluarga nya.
Sampai di jakarta butuh waktu lama
bagi nayla ke rumah nya bara karena
jalanan macet parah,nayla emang
sengaja langsung ke rumah bara karena
tidak sabar pengen tau keadaan bara.
ting tong
bel rumah bara berbunyi
"lo non nayla
"iya bik,,bara nya ada
"ada non,mungkin udah tidur,untung
lah nayla cepat kembali
"emang kenapa bik
"nanti non tau sendiri lah non,silahkan
masuk non
"iya bik,,saya langsung ke atas ya bik
"iya non
Nayla berjalan menuju lantai dua
karena kamar bara emang terletak di
lantai atas.
ceklek
pintu terbuka,dan benar juga bara
sudah tidur,Nayla mengusap lembut
rambut bara,dan mencium kening nya
"maaf ya sayang nayla bicara lirih
nayla pun akhirnya tidur di samping bara
antara sadar dan gak sadar bara
memeluk nayla dan tidur dengan pulas
nya begitu juga dengan nayla.
**
Sinar mentari membangunkan nayla
dengan silau nya,,bara melihat di
samping nya tidak ada bara
"bara kemana,,?
"udah bangun dengan expresi nya yang
datar dan menatap nayla sekilas
"nayla hanya diam dan bangkit dari
tidur nya menuju kamar mandi.
beberapa menit kemudian nayla keluar
tapi bara sudah tidak ada di kamar nya,
nayla memakai pakaian nya yang ada di
dalam tas nya,bara masuk dengan
membawa dua porsi saraoan Nayla
hanya tersenyum karena masih kepada
nya,
"hhemm Nayla berdehem membuat
bara melihat ke arah nya
"kamu kenapa tanya nayla
Karena bara sendiri sudah menahan
hasrat nya sejak melihat nayla tidur di
samping nya pagi tadi,bara menghampiri
nayla dengan kasar nya melumat bibir
nayla,
"ini adakah hukuman karena ninggalin
aku gitu aja,bisik bara
"hukuman,nayla melihat ke arah bara
Tampa minta persetujuan bara
melumat bibir nayla tapi sekarang cukup
lembut dan nayla membalas ciuman itu,
bara mengangkat tubuh nayla ke tempat
tidur dan menidurkan nya,,bara melumat
bibir Nayla ciuman pun turun ke leher
nayla membuat nayla mendesah mmmh
mendengar desahan nayla membuat
bara semakin b*******h,,aahhh Nayla
kembali mendesah Nayla pun tak kuasa
menolak setiap sentuhan dari bara,
Bara membuka kaos yang di pakai
nayla memperlihat kan sebagian buah
d°°°a yang lumayan besar karena nayla
masih memakai bh nya.
oohh baby bara semakin tertantang
dengan tubuh indah Nayla,bara
membuka baju nya,nayla kagum dengan
tubuh indah bara
"kamu suka sayang ,goda bara
Nayla hanya tersenyum
dengan mudah nya bara membuka tali
bra Nayla memperlihat kan utuh dua
gunung kembar itu,bara melumat lembut
p°°°°g nayla yang membuat nayla
meremas rambut bara sedangkan tangan
satu nya meremas buah d°°°a nayla
aaah nayla mendesah semakin keras,
Silahkan mendesah sesuka mu
sayang,bisik bara,"aku suka desahan mu
bara terus mencium bibir nayla dan
melumat nya lembut,dengan tangan yang
masih setia di gunung kembar nayla.
kedua tangan menuju ke bawah ke
bagian inti nayla,bara membuka celana
yang di pakai nayla meninggal kan
celana dalam nya,nayla malu dan
menutup nya karena baru kali ini ada
pria yang melihat nya seperti ini,
Bara menyingkirkan tangan nayla
"kamu gak usah malu,,karena selama
nya kamu akan jadi milik ku
Bara memainkan jarinya di bagian
inti nayla,,aahhh nayla semakin
mendesah,aahhh mmmmh bara semakin
berani karena desahan nayla lebih
membangkit kan gairah nya,bara memain
inti nayla dengan tangan nya yang
membuat nayla menggelinjang bahkan
kadang menarik kasar rambut bara,
aaahh sayang ada yang mau keluar
di sela sela desahan nayla,,bara semakin
bergairah dan melumat bibir nayla
dengan lembut dengan tangan nya tetap
memainkan inti nayla,,
aaahh nayla mencapai puncak
orgasme nya.bara tersenyum melihat
gadis yang ia cintai.
bersambung ❤