Chapter 58

1046 Kata

Waktu pun berlalu. Sakura akhirnya terbangun dan dia melihat di sebelahnya ada Devan. Laki-laki itu tengah tertidur dan terlihat sangat lelap. Sakura pun menatap wajah Devan. Dia merasa jika wajah Devan sangat enak untuk di lihat, walaupun sudah beberapa kali dia menatap wajah Devan, namun jika dilihat dari dekat wajah Devan terlihat sangat tampan. "Matanya, hidungnya, dan juga bibirnya sangat .... " Lamunannya pun berakhir ketika tubuh Devan bergerak dan dia seperti akan bangun. Akhirnya Sakura pun berpura-pura tidur. Dia kembali memejamkan matanya, dan menunggu Devan membangunkannya. Namun, pemikirannya salah, ternyata Devan tidak membangunkannya. Melainkan laki-laki itu malah membenarkan jasnya yang di pakai untuk selimut Sakura. Jantung Sakura pun berdetak kencang. Namun, dia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN