Chapter 94

1043 Kata

Setelah beberapa saat perjalanan, akhirnya Victor sampai di restoran tempatnya janjian dengan orang yang dihubunginya. “Apa kamu sudah lama menunggu?” Tanya Victor sembari menarik kursi. “Tidak juga.” Jawab orang itu sembari menoleh ke arah Victor. Dia melihat ke belakang, dan seperti mencari seseorang, namun yang dicarinya tidak ada. Victor yang menyadari hal itu langsung berkata, “Dia tidak ikut, dan katanya ingin di kamar saja.” Raut wajah kecewa terlihat di wajah orang itu, dan dia tidak berkata apa-apa. Hingga akhirnya kedua laki-laki itu memulai pembicaraan mereka. Di hotel, Sakura masih saja duduk di atas tempat tidurnya sembari bermain ponsel. Walaupun merasa bosan, namun dia tidak beranjak dari tempatnya. “Hah .... “ Untuk ke sekian kalinya Sakura menghela napas, dan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN