Pagi keesokan harinya, saat Razel bangun dia langsung teringat kejadian semalam yang sempat dia kira hanya sebuah mimpi. Melihat tubuhnya yang tidak mengenakan selembar kain pun menyadarkan Razel bahwa semalam bukanlah sebuah mimpi. Tapi kemana Felix? Kenapa pria itu tidak ada di sampingnya saat dia bangun. Untuk memastikannya, Razel segera bersiap-siap terlebih dulu. Tak membutuhkan waktu lama sampai akhirnya dia keluar dari kamar dan melihat sosok Felix sedang menggendong Elaine. “ Syukurlah, bukan mimpi.” Benak Razel tersenyum senang. Pagi itu sikap Felix terhadapnya pun tidak seperti tiga hari yang lalu, dia kembali bisa berbicara dengan Felix dengan santai. Bahkan hari ini mereka bertiga memulai sarapan pagi seperti biasanya. “ Hari ini apa kau ingin ikut ke rumah sakit melihat me
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


