Sangat berbeda dengan apa yang di pikirkan oleh mata. Indra dan Asa justru menjalani malam pernikahannya dengan penuh gairah di atas kapal pesiar milik Indra. Di antara lautan luas dan juga angin nalam yang bertiup, membawa rasa dingin pada makhluk yang ia lewati--- menjadi katalis bagi dua insan yang sedang menyalakan bara api di dalam Yacht. Asa harus kembali menghadapi terpaan badai gairah dari Indra yang memporak - porandakan keangunannya dalam bersikap. Ia juga turut menjadi liar dan membuang sikap tenangnya. Asa yang terpengaruh oleh bara hasratt dari Indra mau tak mau ikut memanas. Berayun mengikuti ombak dan juga gairah sang suami yang seolah memiliki stamina tanpa henti. Mereka menghabiskan waktu beberapa hari berbulan madu di Yacth. Kata-kata aku memang sudah dipersiapkan untu

