Dimas mendadak kejang-kejang dalam gendongan Buto Ijo ketika mereka berdua melewati portal. Saat Buto Ijo berhasil membawanya kembali ke rumah, Kakek Yadi sudah menunggu keduanya. Di dunia ini, hari sudah terang. Entah berapa lama Buto Ijo pergi menyelamatkan Dimas kali ini. “Kek, bawa Dimas Kek!” “Kamu makan ini dulu, Nak!” Kakek Yadi memberikan sesajen milik Bayu. Namun Bayu sendiri susah melakukan itu karena badan Dimas makin kejang bergerak tak beraturan. Kakek Yadi menarik Dimas agar ia terlentang di tanah. “Kamu makan dulu, Bayu!” Seru Kakek, lalu Bayu melakukan perintah tersebut sementara Kakek Yadi mulai membacakan sedikit mantra untuk Dimas. Selain itu Kakek juga memiliki air kembang yang sengaja ia ciprat-cipratkan ke seluruh tubuhnya Dimas. Ketika Bayu sudah kembali ke wuju

