Cry Again

1323 Kata

Pemuda berahang kokoh itu terlihat mengerjapkan matanya sembari membukanya perlahan. Keningnya mengernyit saat kelopak matanya bertubrukan dengan cahaya lampu kamarnya membuat ia sontak mengalihkan wajah dan beranjak duduk. Pemuda tampan itu menoleh kanan-kiri merasa asing dengan tempatnya berada sekarang. "Ck." Decaknya saat kepalanya kembali berdenyut nyeri seperti terlalu banyak tiduran. Pemuda jangkung itu pun melangkah ke arah jendela kamar yang memperlihatkan pemandangan lautan luas di hadapannya. Syahid mematung dengan menelan salivanya kasar. Tenggorokannya mendadak kering dengan d**a yang sesak. Kelopak matanya bergerak cemas membuat ia sejenak tidak tahu harus bagaimana. Pikirannya kosong. Terlalu shock dengan penglihatannya sekarang. Syahid mengeraskan rahang lalu berbalik,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN