Masa ospek berlalu begitu saja, tidak ada hal yang berarti apa-apa untuk seorang Kahfi. Menjalani awal perkulihan memang sangat berat, ditambah organisasi yang wajib setiap mahasiswa ikuti. Bukan tanpa alasan terkadang Kahfi merasa muak. Dia manusia biasa yang punya batas kesabaran, batas tubuh untuk beraktifitas dan batas lainnya. Kadang kala ada hal yang sangat mengganggu pikirannya, seperti Ala ngapain nikah muda? Hidup bebas itu enak. Dan masih banyak lagi. Pikiran itu bisa saja dari lingkungannya ataupun dari dirinya sendiri yang kadang merasa jenuh. "Kok baru pulang" kesal Kahfi yang tengah duduk di toko. "Eh, dari kajian bang. Kan tadi udah izin" Fiyah sudah meminta izin untuk hadir ke kajian yang diadakan 2 kali seminggu oleh organisasi yang dia ikuti. "Besok bes

