"Bodoh lo bodoh Kaf, jagain itu aja gak bisa. Cemen lo kaf" Kahfi teriak frustasi didepan ruang periksa istrinya. "Lo gila Kaf, tenang dulu" Bima mencoba menghentikan aksi Kahfi yang sudah tidak terkontrol. "Gue keluar bentar beli Air. Insya Allah Fiyah baik-baik aja. Serahkan sama Allah" Anjel melangkah kan kaki kearah kantin rumah sakit untuk membeli beberapa keperluan seperti minum, tisu roti dan lain-lain. "Kaf lo duduk dulu, jangan emosi gak baik" suara Bima membuat Kahfi sedikit tenang dan duduk diruang tunggu. "Gue mau na-" "Please kali ini lo jangan nanya nanya dulu, kepala gue lagi kacau. Nanti gue bakal jelasin sama lo" potong Kahfi. Dering ponsel berbunyi. "Kah hp lo bunyi" seru Bima. Kahfi lantas mengangkat panggilan telepon tanpa melihat siapa yang memanggil. "...

