Chap 91

1035 Kata

“Apa maksud kamu Tasya? Jangan main main sama aku !!” “Aku nggak main main! Anak kamu sudah meninggal setelah aku lahirkan” “Beritahu aku dimana makam nya!!” “Yaudah jalani mobil nya” “Kalau kamu bohong kamu tau apa yang akan kamu dapat” “Iya” Tasya terpaksa berbohong, awalnya ia tak berniat namun setelah melihat sikap Niko yang tak berubah ia pun memilih jalan ini. Dan Menurutnya keputusan nya tidak lah salah. “Ke makam cendrawasih” ucap Tasya Niko pun segera menjalankan mobil nya ke sana. Dan sampai di pemakaman Tasya turun dulu dan di ikuti oleh Niko di belakang nya. Mereka pun berjalan kurang lebih 500 meter dari pintu gerbang. Dan makam anak nya berada di pojok dengan sudah di bingkai cantik berdampingan. Di Nisan nya tertulis nama anak mereka yaitu ‘Abigio Hartanto dan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN