Chap 93

1233 Kata

Saat sampai diruangan Rega, Via sedang tertidur nyenyak di sofa Rega. “Maaf sya, aku nggak punya ranjang” “Nggak papa kok Ga” ucap Tasya lalu duduk di samping Via dan mengecup dahi anak nya sambil memanggil namanya pelan. “Ma...” teriak Via “Via.. ssstt jangan teriak teriak sayang” ucap Tasya sambil menenangkan Via “Iya maaf maa” “Nggak papa, ayok pulang” “Ayok maa” “Pamit dulu sama om Rega” “Om Lega, Via pulang” “Iya hati hati Via” “Aku antar aja Sya” “Nggak perlu Ga, kamu kan masih banyak pasien” “Nggak bisa aku tinggal bentar kok” “Aku sama Via bisa naik Taksi Ga, dan lagian dari tadi HP kamu berdering tu” Rega segera mengecek HP nya yang ada di saku baju dokter nya “Oh iya” “Benar kan, aku pulang ya sama Via. Makasih banyak sudah jaga Via tadi Ga” “Iya sama sama, hati

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN