Sebuah sekat membatasi. Aaron membenahi kemeja yang dia gulung hingga ke sikunya. Tampilan semi formalnya membuat dia tidak begitu mencolok di dalam kapel itu. Aaron tidak akan mempertanyakan bagaimana cara Yuki bisa menggunakan tempat itu untuk bertemu dengannya. Aaron juga tidak akan bertanya mengapa dia harus berkendara sangat jauh untuk bisa bertemu dengan wanita itu. Dari celah kayu berukir motif bunga yang sedikit rapat, Aaron bisa melihat Yuki yang memakai baju hitam lengkap dengan tudung kepala yang berwarna sama. Mereka sudah berdiam diri lebih dari 5 menit. "Aku tidak pernah menyalahkan penilaian mu pada Hiro, Aaron. Sama sekali tidak. Kau benar dalam banyak hal tentang dia." Terdengar suara Yuki membuka percakapan. "Aku tidak bisa menemukan alasan mengapa kau bisa bertaha

