PART 20

2056 Kata

Perempuan. Bersama dengan kodrat yang tertulis menyertai kelahirannya. Duduk dengan santun dalam diam. Menunggu. Itulah yang dikerjakan oleh Hana dan Yuki. Duduk dengan posisi yang mencerminkan wanita sesungguhnya. Wanita yang penurut. Sekalipun...hati mereka bergolak. Isi kepala mereka meronta menolak situasi itu. Seperti wajah yang mencerminkan kediaman dengan musik rock di dalam hati. Kurang lebih seperti itulah keadaan mereka sekarang. Setelah sarapan yang canggung dan penuh tanda tanya. "Tidak banyak waktu yang kalian punya. Mulai besok pagi kalian akan belajar ninjutsu. Kalian berdua. Tidak ada bantahan. Ikutlah dengan Akashino." Kenji Kodame menunjuk seorang pria yang duduk bersimpuh di dekat pintu. "Sudah cukup. Pergilah. Akashino akan menjelaskan semuanya." Hana dan Yuk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN