Tere sedang memandangi wajah wanita yang masih setia memeluknya. Tangan mungilnya pun tanpa ragu mengelus pipi putih wanita tersebut. Sesekali Tere cekikikan melihat wanita tersebut menggeliat karena tidurnya terganggu akibat ulah tangannya yang kini menyentuh bulu mata lentik itu. Tere menolehkan kepalanya ke belakang saat sebelah tangan menimpa pinggangnya. Tere kembali cekikikan ketika dirinya mencubit tangan itu dan melihat laki-laki di belakangnya menautkan kedua alisnya. Tanpa Tere sadari wanita yang tadi dia ganggu tidurnya sekarang sudah membuka mata dan kini sedang melihat aksinya. Cindy mengubah posisi berbaringnya, dari yang tadinya menyamping menjadi telentang. Tere merasakan pergerakan di sebelahnya langsung kembali menghadap sang wanita yang baru kemarin resmi menjadi ibunya.

