Jonathan yang berbaring menyamping melenguh dalam tidurnya sambil merentangkan kedua tangannya, kemudian memosisikan tubuhnya menjadi telentang. Kini matanya sudah terbuka dan dia sedang menyesuaikan dengan keadaan kamar yang sunyi sekaligus temaram. Jonathan langsung melihat jam yang melingkari pergelangan tangannya saat kesadarannya sudah terkumpul. Ketika mengetahui jarum jam menunjuk pada angka setengah sembilan, dia langsung beranjak dari posisi telentangnya, sehingga membuat kepalanya diserang rasa pusing. Dia pun memilih kembali mendudukkan dirinya sampai rasa pusing tersebut menyingkir dari kepalanya. Saat rasa pusingnya secara perlahan menghilang, dia pun kembali berdiri. Tepat saat dia berdiri, pintu kamar terbuka dan menampilkan seorang wanita cantik yang sejak kemarin sudah res

